Sao Mario: Jejak Budaya yang Tak Boleh Dilupakan Generasi Muda
Rismayanti Di tengah derasnya arus media sosial dan globalisasi, tidak sedikit generasi muda yang lebih mengenal budaya luar dibandingkan warisan budaya daerahnya sendiri. Padahal budaya merupakan identitas yang mencerminkan sejarah, karakter, dan jati diri suatu daerah. Salah satu warisan budaya yang masih terjaga hingga sekarang adalah Rumah Adat Sao Mario. Di kompleks Rumah Adat Sao Mario terdapat berbagai rumah adat dengan corak arsitektur khas Bugis, Makassar, Mandar (Boyang), dan Toraja. Rumah Adat Sao Mario didirikan pada tahun 1990 di Batu-Batu, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan. Tepatnya di sebelah barat Kelurahan Mankrang salo, di atas lahan seluas 12 hektar. Rumah adat ini didirikan dan dimiliki oleh Prof. Andi Mustari Pide, seorang tokoh sekaligus budayawan Bugis. Nama Sao Mario berasal dari bahasa Bugis yang merupakan gabungan dari kata Sao yang berarti rumah dan Mario yang diambil dari nama daerah setempat, yaitu Marioria...