Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2026

Demisioner Bendahara Forkim IAIN Parepare Publikasi Artikel di Jurnal Sinta 4

Gambar
  Forkim IAIN Parepare —  Mahasiswi semester 8 Program Studi Ekonomi Syariah sekaligus Demisioner Pengurus Forum Riset dan Karya Ilmiah Mahasiswa (Forkim) IAIN Parepare, Nur Aisya berhasil menerbitkan artikel di Jurnal terindeks Sinta 4 hasil kolaborasi dengan dosen IAIN Parepare.  Aisya, kini tercatat sebagai salah satu penulis dalam artikel berjudul “ Power Relations in Social Interactions Between Lecturers and Students in Final Project Supervision at Islamic Religion Colleges .”  Artikel dipublikasikan di Jurnal SIMBOL (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) diterbitkan oleh Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung. Artikel tersebut dapat diakses melalui tautan berikut: https://jurnal.pbs.fkip.unila.ac.id/index.php/simbol/article/view/1454  Keterlibatan Aisya dalam penelitian ini bermula saat dirinya menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada bulan Agustus. Karena lokasi KKN berada di Parepare, ia masih memiliki kesempatan untuk datang ke kampus d...

Forkim IAIN Parepare Gelar Rapat Kerja Periode 2026-2027: Pertegas Jati Diri sebagai Komunitas Riset dan Karya Ilmiah

Gambar
  Rapat Kerja Forkim Forkim IAIN Parepare – Forum Riset dan Karya Ilmiah Mahasiswa (Forkim) IAIN Parepare sukses menyelenggarakan Rapat Kerja (Raker) Pengurus Periode 2026-2027, pada Minggu (03/05/2026). Mengusung tema “Kolaborasi Cerdas, Inovasi Tuntas: Bersama Menguatkan Budaya Riset Mahasiswa,” kegiatan ini dilaksanakan secara luring di Lobby Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Parepare.  Raker tersebut bertujuan merumuskan arah gerak organisasi sekaligus memperkuat sinergi antaranggota dalam menyambut kepengurusan baru. Di dalam sesi pembukaan, Muh. Ilham Jaya, M.Pd., selaku Tokoh Senior Forkim menegaskan bahwa Forkim memiliki karakteristik sebagai komunitas berbasis kesamaan visi dan minat dalam literasi dan riset.  Menurutnya, kekuatan utama Forkim terletak pada orientasi akademik yang berfokus pada pengembangan kapasitas intelektual melalui kegiatan riset dan menulis. “Ideologi komunitas kita berbeda dari organisasi kampus. Ini adalah wadah bag...

Merdeka belajar atau merdeka dari belajar? Potret ironis MI DDI Batulosso

Gambar
  Fahrulkhan Setiap tanggal 2 Mei, kita serempak mengenakan pakaian adat, berdiri tegak di lapangan upacara, dan mendengarkan pidato tentang kebebasan belajar. Namun, di balik riuhnya tepuk tangan di gedung-gedung kementerian, ada kesunyian yang mencekam di ruang-ruang kelas MI DDI Batu Losso tepatnya di Benteng Paremba, Kecamatan Lembang, Kabupaten Pinrang. Di sana, jargon "Merdeka Belajar" terasa seperti bisikan dari planet lain yang tak kunjung mendarat. Hari Pendidikan Nasional seharusnya menjadi momen refleksi yang pahit, bukan sekadar perayaan kosmetik. Jika kita berani jujur melihat ke bawah, kita akan menemukan bahwa wajah pendidikan Indonesia memiliki dua rupa yang sangat kontras: kemewahan teknologi di satu sisi, dan perjuangan bertahan hidup di sisi lain. MI DDI Batu Losso hanyalah satu dari ribuan sekolah di pelosok nusantara yang menjadi saksi bisu betapa lambatnya tangan pembangunan bekerja. Saat anak-anak di kota besar mulai berdiskusi dengan bantuan kecerd...