MBG: Solusi Gizi atau Plot Twist Bagi Pedagang Kecil?
Annisya Saskia Putri Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) hadir bak angin segar di tengah hiruk-pikuk janji politik dan ambisi besar menuju Indonesia Emas 2045. Narasi yang dibangun sangatlah idealis: memperbaiki gizi generasi bangsa, menekan angka stunting , hingga meringankan beban ekonomi orang tua. Dalam kacamata komunikasi politik, ini adalah "produk jualan" yang nyaris sempurna populis, menyentuh kebutuhan dasar, dan mudah dicerna oleh masyarakat luas. Namun, di balik kemasan kebijakan yang tampak manis ini, muncul sebuah 'plot twist' yang luput dari sorotan kamera utama pemerintah. Plot twist tersebut hadir di balik pagar-pagar sekolah, tepatnya di lapak-lapak pedagang kantin dan warung kecil sekitar yang selama puluhan tahun telah menjadi ekosistem pendukung kebutuhan pangan siswa. Ketika negara mengambil alih peran penyedia makanan secara terpusat, terjadi pergeseran ekonomi yang justru menjadi 'kejutan pahit' bagi rakyat kecil yang menggantungkan...