Milad ke-5 Forkim IAIN Parepare: Semangat Baru Menuju Forkim yang Lebih Produktif

FORKIM IAIN PAREPARE — Forum Riset dan Karya Ilmiah Mahasiswa (Forkim) IAIN Parepare sukses memperingati Milad ke-5 yang dirangkaikan dengan kegiatan bazar dan bedah buku di Pettalolo Cafe, Senin (8/6/2026).
Perayaan Milad ke-5 Forkim mengusung tema “Membangun Ekosistem Literasi di Tengah Arus Digital.” Kegiatan yang terbuka untuk umum ini dihadiri Ketua LP2M IAIN Parepare, Muhammad Majdy Amiruddin, M.MA., Pembina Forkim, Dr. Musmulyadi, M.M., para mentor dan anggota Forkim, serta sejumlah pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) dan Organisasi Mahasiswa (Ormawa).
Pada sesi bedah buku, Forkim menghadirkan Ilham Mustamin, penulis dan editor buku, sebagai narasumber. Ia membedah buku "Matinya Kepakaran" karya Tom Nichols yang mengulas fenomena menurunnya kepercayaan masyarakat terhadap pengetahuan dan keahlian di era modern.
Diskusi berlangsung interaktif dan mendorong peserta untuk berpikir kritis terhadap fenomena anti-intelektualisme yang semakin relevan saat ini. Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan bazar yang menambah semarak suasana diskusi.
Pembina Forkim, Dr. Musmulyadi, M.M., menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya rangkaian kegiatan dalam perayaan milad tahun ini. Menurutnya, program yang diusung Forkim mencerminkan identitas dan semangat komunitas yang sesungguhnya.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena merupakan salah satu program Forkim dalam rangka milad yang luar biasa. Mengadakan bedah buku seperti ini merupakan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh mahasiswa dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, terlebih Forkim bergerak di bidang riset dan penalaran,” ujarnya.
Setelah kegiatan bedah buku dan bazar, acara dilanjutkan dengan perayaan Milad ke-5 Forkim bersama seluruh anggota. Pada kesempatan tersebut, Mentor Forkim, Muh. Ilham Jaya, M.Pd., melakukan pemotongan tumpeng dan kue milad sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan organisasi selama lima tahun.
Dalam wawancara terpisah, Musmulyadi juga menyampaikan harapannya terhadap keberlanjutan dan perkembangan Forkim ke depan. Ia menegaskan bahwa Forkim perlu kembali membangkitkan semangat dan produktivitas sebagaimana capaian yang pernah diraih pada periode-periode sebelumnya.
“Ke depan, Forkim harus terus bergerak dengan penuh semangat dan tidak mengendurkan langkah. Beberapa tahun lalu, Forkim pernah berada pada masa yang sangat produktif, namun dinamika organisasi sempat membuat laju perkembangannya melambat. Melalui kepengurusan saat ini, semangat tersebut harus kembali dinyalakan guna mengembalikan marwah Forkim. Mudah-mudahan ke depan lahir berbagai inovasi dan kreativitas baru yang menghasilkan program-program yang lebih berdampak, baik bagi mahasiswa maupun masyarakat luas,” ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Umum Forkim periode 2026–2027, Lutfiyah Mahrusah, mengajak seluruh anggota untuk terus berproses, belajar, dan bertumbuh bersama dalam organisasi. Ia berharap kebersamaan yang terjalin dapat menjadi ruang yang nyaman untuk berkembang sekaligus melahirkan berbagai karya dan prestasi di masa mendatang.
Perayaan Milad ke-5 Forkim menjadi momentum refleksi atas perjalanan organisasi selama lima tahun sekaligus penanda dimulainya lembar baru untuk terus bertumbuh. Dengan semangat baru, Forkim diharapkan mampu melahirkan lebih banyak inovasi, karya ilmiah, dan kontribusi nyata dalam pengembangan budaya literasi serta riset mahasiswa.
Penulis: Nahdiah Rasyid
Komentar
Posting Komentar