Lulus Jalur Publikasi Buku Ber-ISBN, Ini Kisah Demisioner Wakil Sekretaris Umum Forkim IAIN Parepare
![]() |
| Munaqosyah Nurjannah Amir didampingi Dosen Pembimbing dan Dosen Penguji |
FORKIM IAIN PAREPARE – List mahasiswa yang lulus jalur publikasi ilmiah kembali diukir oleh anggota Forum Riset dan Karya Ilmiah Mahasiswa (Forkim) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare.
Nurjannah Amir, Wakil Sekretaris Umum (Wasekum) Forkim periode 2024–2025 yang juga merupakan mahasiswi semester 8 Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI), berhasil menyelesaikan tugas akhirnya melalui publikasi buku ber-ISBN.
Buku yang ditulisnya berjudul “Maqashid Syariah dalam Hukum Keluarga Islam: Menjaga Keluarga, Membangun Peradaban,” diterbitkan oleh IAIN Parepare Nusantara Press pada 26 Mei 2026.
Karya tersebut menjadi salah satu bentuk kontribusi akademik Nurjannah dalam mengembangkan kajian hukum keluarga Islam dengan perspektif maqashid syariah. Buku dapat diakses melalui: https://share.google/e9hxlLkCFtX8SiaGD
Jannah menceritakan proses penyusunan buku dimulai sekitar bulan Februari 2026. Setelah melalui tahapan pengumpulan bahan, penulisan draf, revisi bersama dosen pembimbing, hingga penyuntingan akhir, naskah kemudian memasuki proses layout dan pengajuan ISBN sebelum resmi diterbitkan.
Dalam proses penyusunannya, Jannah mengaku menghadapi beberapa tantangan, terutama pada tahap pengumpulan data dan referensi yang membutuhkan waktu cukup lama. Namun, dengan persiapan yang matang dan komitmen yang kuat, seluruh proses dapat diselesaikan dengan baik hingga buku berhasil diterbitkan.
Keputusan menempuh jalur penyelesaian tugas akhir berbasis publikasi buku berawal dari motivasi yang diberikan oleh Dosen Pembimbingnya, Dr. M. Ali Rusdi Bedong, S.Th.I., M.H.I. (Wakil Rektor III IAIN Parepare Periode 2024-2026 ) saat mengajar pada kelas khusus (takhassus) di Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI).
Sebagai mahasiswa kelas khusus (takhassus) Prodi HKI, ia terdorong untuk menghasilkan karya yang memiliki karya yang terpublikasi dan memberikan kontribusi yang lebih luas.
Selain itu, pengalaman sebelumnya dalam penulisan buku kolaborasi di tingkat fakultas turut memberikan bekal dan keyakinan baginya untuk memilih jalur publikasi buku sebagai penyelesaian studi.
Jannah juga menerangkan bahwa Forkim menjadi ruang belajar yang berperan besar dalam mengembangkan kemampuan riset dan kepenulisannya. Melalui lingkungan yang suportif, budaya diskusi, dan bimbingan para mentor, ia mampu meningkatkan kemampuan menulis hingga berhasil menyelesaikan tugas akhir dalam bentuk buku ber-ISBN.
Ia berharap pencapaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain, khususnya anggota Forkim, untuk terus mengembangkan kemampuan menulis dan berkarya.
"Tetap semangat dalam berkarya dan jangan takut untuk mulai menulis. Proses memang tidak selalu mudah, tetapi setiap tulisan akan menjadi jejak ilmu yang bermanfaat," pesannya.
Penulis: Hasmita

Komentar
Posting Komentar