Demisioner Koordinator Divisi Forkim IAIN Parepare Berhasil Lulus Jalur Publikasi Artikel di Jurnal Terindeks SINTA

 

Syafika Ramadhani


Forkim IAIN Parepare –Syafika Ramadhani, Demisioner Koordinator Divisi Opini dan Berita Forum Riset dan Karya Ilmiah Mahasiswa (Forkim) IAIN Parepare periode 2024-2025 yang juga merupakan mahasiswi semester 8 Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) IAIN Parepare,  menambah daftar prestasi mahasiswa Forkim dengan menerbitkan artikel ilmiah pada jurnal terindeks SINTA 4. 

Artikel tersebut diterbitkan pada NIVEDANA : Jurnal Komunikasi dan Bahasa, dengan judul “Resonance of Messages About Academic Integrity: Analysis of Public Responses to Video of UI Lecture Exposing Doctoral Degree Scam.”

Artikel dapat diakses melalui: https://jurnal.radenwijaya.ac.id/index.php/NIVEDANA/article/view/2640.

Proses penyusunan artikel hingga terbit ditempuh Syafika dalam waktu sekitar empat bulan pascaseminar proposal. Artikel yang ia susun kemudian di submit pada tanggal 14 Maret dan resmi terbit pada 27 Mei 2026.

Selama proses tersebut, Syafika mengaku tidak menemui kendala, hanya saja proses review dari pihak jurnal memakan waktu cukup lama. Dari pengalamannya itu, ia berpesan kepada mahasiswa lain yang berencana menempuh jalur publikasi untuk mempersiapkan penyelesaian artikel jauh-jauh hari, mengingat proses review yang tidak bisa diprediksi waktunya.

Publikasi artikel ini sekaligus menjadi syarat penyelesaian studi bagi Syafika. Ia menyampaikan bahwa bekal yang diperolehnya selama bergabung di Forkim turut menjadi modal penting dalam menempuh jalur tersebut, mulai dari pelatihan penulisan opini dan berita, pelatihan penyusunan artikel ilmiah, hingga pengalamannya mengikuti presentasi pada kegiatan ICONIS tahun 2023.

Syafika juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bimbingan para kakak mentor yang selama ini mendampingi dan mengarahkan dirinya bersama rekan-rekan lain di Forkim, sehingga ia dapat mengasah kemampuan menulis hingga mampu menghasilkan karya ilmiah yang layak dipublikasikan.

Di akhir, Syafika berpesan kepada teman-teman mahasiswa khususnya Anggota Forkim untuk tetap bersemangat dan tidak bosan mengikuti kegiatan maupun pembelajaran yang diadakan oleh pengurus Forkim, karena dari kegiatan tersebut banyak hal baru yang bisa dipelajari. 

"Jangan bosan untuk menulis, karena dengan menulis kita bisa dikenang dan dihargai," ujarnya, (16/06/2026).

Penulis: Nahdia Rasyid

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dulu Pemberontakan Fisik, Kini Perang Wacana: Apakah Kita Sedang Mengulangi G30S Versi Digital?

The Wonderful Of Morowali

Optimalisasi Penulisan Ilmiah Mahasiswa: Forkim IAIN Parepare Sukses Gelar Kajian Spesial Mendeley untuk Umum