Anggota Forkim IAIN Parepare Raih Juara 1 dan 2 Lomba KTI TRIVORA 2026 DEMA-I IAIN Parepare
![]() |
Lomba KTI tersebut merupakan salah satu cabang dalam kegiatan tahunan mahasiswa IAIN Parepare, bertajuk TRIVORA (TRI dari Tiga Pilar Utama yakni sportivitas, kreativitas, dan kolektivitas, sedangkan VORA singkatan dari Victory, Originality, Resilience, and Action) 2026.
Kompetisi Karya Tulis Ilmiah ini mengusung tema "SDGs (Sustainable Development Goals)” dan dilaksanakan di Ballroom Laboratorium Terpadu IAIN Parepare.
Fahrul, mahasiswa Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam sekaligus pengurus Forkim IAIN Parepare Divisi Diseminasi dan Jaringan periode 2026–2027, berhasil meraih Juara 1.
Ia mewakili Lembaga Dakwah Mahasiswa (LDM) bersama Suci Alisyia, yang juga merupakan pengurus Forkim sebagai Wakil Bendahara periode 2026–2027 sekaligus mahasiswa Program Studi Matematika.
Dengan Judul Karya Tulis Ilmiah (KTI) yaitu "ECOBIN PET: Inovasi Tempat Sampah Berbasis limbah plastik untuk Pengendalian Pencemaran Pesisir Tanggul Parepare".
Dalam proses persiapannya, keduanya mengaku mulai dari menentukan isu yang relevan hingga penyusunan karya ilmiah secara sistematis. Namun, mereka menghadapi kendala dalam manajemen waktu antara kegiatan lomba, organisasi, dan perkuliahan, termasuk dalam mengatur waktu latihan bersama.
Meski demikian, mereka mengakui bahwa Forkim menjadi wadah yang membantu dalam mengasah kemampuan sehingga lebih siap menghadapi berbagai kompetisi.
Sementara itu, Samira Febriani Sakinah, anggota Forkim angkatan 6 sekaligus mahasiswa Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, berhasil meraih Juara 2 dalam lomba tersebut mewakili Fakultas Ushuluddin, Adab, dan Dakwah (FUAD).
Dengan judul Karya Tulis Ilmiah (KTI) yaitu "Analisis Tingkat Kesadaran Mahasiswa IAIN Parepare Terhadal Perilaku Buang Sampah Pada Tempatnya: Pendekatan Ekoteologi".
Ia mengungkapkan salah satu kendala yang dihadapi adalah sulitnya memperoleh responden untuk pengisian kuesioner. Namun, ia tetap mampu menyelesaikan penelitian hingga tuntas.
Serupa dengan Fahrul dan Suci, Samira juga menyampaikan bahwa Forkim memberikan pengalaman yang berharga karena mempertemukannya dengan lingkungan yang kompeten di bidang riset, sehingga semakin memotivasinya untuk mengikuti TRIVORA 2026.
Ia juga berpesan kepada anggota Forkim agar terus mencari ruang untuk mengembangkan kemampuan serta memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengharumkan nama organisasi.
Senada dengan itu, Suci Alisyia berpesan agar anggota Forkim dapat memanfaatkan setiap kesempatan yang ada sebagai sarana pengembangan diri.
“Untuk anggota Forkim, silakan aktif mengikuti kegiatan yang dilaksanakan pengurus agar bisa mendapatkan ilmu yang belum didapatkan,” ujarnya.
Fahrul juga menambahkan bahwa Forkim merupakan wadah yang tepat bagi mahasiswa untuk belajar dan mengembangkan kemampuan dalam bidang karya tulis ilmiah.
Penulis: Rismayanti

Komentar
Posting Komentar